Kamis, 27 April 2023

Microsoft Excel

                                       Mengenal Microsoft Excel




 Pengertian Microsoft Excel

    Microsoft Excel adalah aplikasi untuk otomatisasi manipulasi data dalam berbagai bentuk, seperti rumus, perhitungan dasar, manipulasi data, pembuatan tabel, grafik hingga pengelolaan data. Maka tidak heran jika Excel sering digunakan untuk keperluan manajemen bisnis. Karena aplikasi ini sangat lengkap dan sangat penting dalam proses pengolahan data perusahaan. Selain itu, Excel memiliki beberapa rumus yang memudahkan penghitungan saat bekerja dengan data. Aplikasi ini juga sangat penting saat membuat beberapa grafik yang dibutuhkan perusahaan.

   Microsoft Excel atau Excel adalah perangkat lunak yang digunakan untuk analisis dan dokumentasi data. Perangkat lunak ini berbentuk spreadsheet, sehingga terdiri dari kolom dan baris. Pertemuan antara kolom dan baris disebut sel. Aplikasi Microsoft Excel ini hadir dalam bentuk lembar kerja atau spreadsheet dengan kemampuan perhitungan yang baik yang dapat membantu kita semua dengan kebutuhan pekerjaan kantor kita. Bahkan Excel merupakan aplikasi populer yang banyak digunakan untuk keperluan pengolahan data atau pengelolaan data. Secara historis, Excel dimulai dengan program spreadsheet bernama Multiplan yang dibuat pada tahun 1982. Program ini awalnya sangat populer di sistem operasi CP/M, tetapi tidak di MS-DOS, karena sudah ada pesaing seperti Lotus 1-2-3. Sehingga Microsoft sendiri mulai mengembangkan aplikasi spreadsheet terbaru yaitu Excel.

    Microsoft mulai mengembangkan Excel sendiri, selalu memperbarui Excel setiap 2 tahun. Sementara versi terbaru Excel di Windows secara native berupa Microsoft Office Excel atau Excel 14, di Mac OS X atau Macintosh versi Excel terbaru adalah Excel untuk Mac. Bahkan di awal-awal peluncurannya, Excel sendiri menjadi salah satu incaran banyak perusahaan lain, terutama yang bergerak di industri keuangan, menjual software yang juga dikenal dengan nama Excel. Karena itu, Microsoft akhirnya menghentikan gugatan dengan mengganti nama Excel menjadi Microsoft Excel.

Kelebihan Ms Excel

  1. Mempunyai kemampuan menampung data yang cukup besar dengan 1 juta baris dan 16.000 kolom dalam 1 sheet. Jadi dalam 1 sheet bisa menampung jawaban 1 juta responden dan 16 ribu jawaban/pertanyaan.
  2. Microsoft excel mempunyai Format yang paling populer dan fleksibel jadi sebagian besar software data entry ada fasilitas konversi ke format excel atau format lain yang bisa dibaca excel. Atau jika dibutuhkan kita bisa konversi balik dari excel ke software statistik lainnya.
  3. Microsoft Excel mempunyai program penggunaan rumus yang sangat lengkap sehingga mempermudah pengolahan angka untuk menghasilkan dokumen yang lebih canggih.
  4. Dengan Pivot Tables, kita bisa kerja lebih efektif karena semua tabel summary yang kita rencanakan bisa kita buat dahulu walaupun data belum masuk semua. Setiap ada data masuk otomatis pivot table akan me-refresh sehingga tabel akan terupdate sendiri.

Kekurangan Ms Excel

    Software pengolah angka ini berbayar atau tidak gratis. Aplikasi ini memerlukan banyak memory (RAM) dan proccessor yang besar (CPU). Untuk membuat kolom baru yang berisi pengkategorian dari sebuah kolom/jawaban pertanyaan, atau membuat filter responden; kita harus membuat rumus excel baik rumus matematika, logika maupun text. Banyak orang yang tidak suka dengan hal ini karena di SPSS misalnya, kita dengan mudah untuk melakukan filter atau pengkategorian jawaban baru.

Fungsi Microsoft Excel

    Microsoft Excel digunakan di berbagai bidang kerja, termasuk usaha kecil dan perusahaan internasional. Beberapa fitur dan kegunaan Microsoft Excel adalah sebagai berikut:

  •  Membuat, mengedit, mengurutkan, menganalisis, meringkas, dan memformat data dan grafik.
  •  Menyiapkan catatan keuangan dan anggaran keuangan.
  •  Hitung dan kelola investasi, pinjaman, penjualan, inventaris, dan lainnya.
  •  Melakukan analisa dan riset harga.
  •  Lakukan perhitungan statistik.
  •  Membuat pelaporan keuangan lebih mudah untuk unit bisnis individu.
  •  Buat daftar transkrip sekolah dan perguruan tinggi.
  •  Konversi mata uang.
  • Menggambar persamaan matematika.
  •  Membuat program Excel dengan Visual Basic.
  • Penelitian dilakukan dengan menggunakan berbagai metode penelitian.
  • Alat pembelajaran komputer dan logika. dan lain-lain

Rabu, 26 April 2023

Microsoft Word

                                       Mengenal Microsoft Word




A. Pengertian Microsoft Word

Pengertian Microsoft Word adalah sebuah program yang merupakan bagian dari paket instalasi Microsoft Office, berfungsi sebagai perangkat lunak pengolah kata meliputi membuat, mengedit, dan memformat dokumen. Perangkat lunak pengolah kata atau word processing adalah program yang digunakan untuk mengolah dokumen berupa teks misalnya surat, kertas kerja, brosur, kartu nama, buku, jurnal, dan lain-lain.

Selain itu, Microsoft Word juga tersedia di berbagai jenis sistem operasi. Aplikasi ini telah didistribusikan di sistem operasi Microsoft Windows, Mac OS, IOS, dan Android. Hal ini menyebabkan popularitas Microsoft Word bertahan, walaupun banyak terdapat aplikasi pengolah kata yang terus bermunculan.

Berikut ilustrasi untuk antar muka dari aplikasi Microsoft Word




B. Fungsi Microsoft Word

Secara umum Microsoft Word mempunyai fungsi sebagai word processing yaitu membuat, mengedit, dan memformat dokumen.


1. Membuat Dokumen

Aplikasi Microsoft Word berfungsi untuk membuat dokumen yang dapat dicetak dengan berbagai ukuran kertas.


2. Mengedit Dokumen

Aplikasi Microsoft Word dapat digunakan untuk mengedit dokumen lain baik dokumen yang dibuat dari aplikasi Microsoft Word itu sendiri maupun dari aplikasi pengolah kata lainnya.


3. Memformat Dokumen

Microsoft Word memungkinkan pengguna membuat dokumen yang lebih profesional dengan pilihan format dokumen yang beragam. Misalnya ukuran kertas, jenis huruf, warna huruf, catatan kaki, penomoran, hingga equation matematika.


C. Fitur Umum Microsoft Word

Sebagai aplikasi pengolah kata terpopuler, Microsoft Word menyediakan beberapa fitur andalan, sebagai berikut


  • WYSIWYG: Sejak pertama rilis tahun 1981, Microsoft Word mempunyai slogan WYSIWYG atau What You See Is What You Get. Hal ini untuk meyakinkan pengguna bahwa apa yang dilihat di layar monitor adalah apa yang akan ditampilkan pada kertas saat dokumen dicetak.
  • Spell Check: Microsoft Word mempunyai fitur yang dapat mengecek eja pengetikan dokumen yang membantu menghindari typo saat menulis dokumen. Typo atau typographical error adalah kesalahan ketik terhadap teks tertentu.
  • Fitur tingkat teks yaitu jenis huruf, ukuran, dan format huruf, dan lain-lain.
  • Fitur tingkat halaman yaitu penomoran, indent, paragraf, dan lain-lain.
  • Dukungan aplikasi lain (Add-ins): banyak aplikasi lain yang mendukung kinerja Microsoft Office, seperti PDF reader dan Grammarly.


D. Ekstensi Nama File Dokumen Microsoft Word

Ekstensi nama file yang dihasilkan oleh Microsoft Word bervariasi sesuai versi software yang digunakan.

  • Microsoft Word 2007 dan di bawahnya akan menghasilkan ekstensi nama file .doc
  • Microsoft Word 2010 dan di atasnya akan menghasilkan ekstensi nama file .docx
  • Ekstensi nama file adalah karakter di belakang nama file yang dipisahkan dengan tanda titik. Misalnya "Dokumen 1.docx" adalah sebuah file dokumen yang dihasilkan Microsoft Word.


E. Manfaat dan Kegunaan Microsoft Word

Berikut manfaat dan kegunaan Microsoft Word yang dalam kehidupan sehari-hari, khususnya di dunia kerja.

  • Membuat dokumen yang dapat dicetak seperti surat, laporan kerja, dan lain-lain.
  • Membuat buku dengan berbagai format.
  • Membuat dokumen yang lebih profesional dengan gaya penulisan yang beragam, seperti jenis font, warna, dan lain-lain.
  • Membuat surat dengan lebih cepat.
  • Membuat dokumen ilmiah dengan fitur References untuk mempermudah penulisan ilmiah.
  • Tersedia beragam template yang dapat diunduh untuk mempercepat pembuat dokumen.
  • Mempermudah mengedit dokumen dengan mudah, dapat dibuka kapan saja.
  • Terkoneksi dengan SkyDrive untuk menyimpan dokumen otomatis secara online.
  • Dapat digunakan untuk membuat surat yang dikirim berbanyak.
  • Serta fitur lainnya yang dapat memberikan manfaat dalam kehidupan sehari-hari.

Senin, 17 April 2023

Microsoft Office

               Pengertian, Fungsi Dan Bagian-Bagian  Microsoft Office




Microsoft Office merupakan salah satu perangkat lunak paket aplikasi perkantoran buatan dari Microsoft dan didesain untuk dijalankan di bawah sistem operasi Linux, Mac OS X dan Microsoft Windows. Beberapa aplikasi atau bagian di dalam Microsoft Office yang sudah populer adalah Ms Excel, Ms Word, dan Ms Powerpoint.

Aplikasi Ms Office terbaru yang diluncurkan adalah Office 15 atau Office 2013 yang diluncurkan pada Januari 2013 dan Microsoft Office 2016. Ms Office sebenarnya terdiri dari banyak sekali bagian. Berikut ini adalah penjelasan lengkap dari program – program Ms Office lengkap dengan fungsinya

1. Microsoft Word 




Microsoft Word atau Ms Office Word merupakan perangkat lunak atau program pengolah kata andalah Microsoft. Program ini diterbitkan pertama kali pada tahun 1983 sebagai Multi Tool Word untuk Xenix. Selanjutnya beberapa versi lain juga dikembangkan untuk digunakan di sistem operasi lainnya. Setelah jadi bagian Ms Office System 2003 dan 2007, program ini dinamai dengan Ms Office Word. Sementara itu di Ms Office 2013, namanya menjadi Word.

2. Microsoft Excel 





Microsoft ini adalah program aplikasi lembar kerja yang dibuat oleh Microsoft Corporation untuk Ms Windows dan Mac OS. Program pengolah angka ini dilengkapi fitur kalkulasi dan pembuatan grafik sesuai dengan strategi marketing Microsoft. Hal ini membuat Ms Excel sebagai salah satu program komputer yang banyak digunakan untuk komputer mikro sampai saat ini. Saat ini, bahkan program ini menjadi program spreadsheet yang paling banyak dicari oleh banyak pihak.

3. Microsoft Power Point




Power Point adalah aplikasi presentasi yang dikembangkan oleh Microsoft dalam paket aplikasi kantoran mereka. Power Point berjalan di komputer PC berbasis Microsoft Windows dan Apple Macintosh. Walaupun aplikasi ini awalnya berjalan dengan sistem operasi Xenix, Power Point banyak digunakan di kalangan pebisnis dan kantoran, siswa, pendidik, dan trainer. Versi Power Point terbaru adalah versi 15 yakni Ms Office Power Point 2019

4. Microsoft  Outlook



Microsoft ini adalah bagian dari Microsoft Office. Biasanya aplikasi ini digunakan untuk membaca dan mengirimkan surel. Ms Outlook juga dilengkapi dengan fungsi jadwal kerja, kalender, jurnal, dan catatan. Jika digunakan bersama Microsoft Exchange Server, aplikasi ini dapat memberikan akses kalender, surat, dan jadwal secara bersamaan.

5. Microsoft Publisher



Ini merupakan paket aplikasi perkantoran dari Microsoft yang berguna untuk membuat surat kabar, Desktop Publishing, kartu ucapan, dan masih banyak lagi. Awalnya Microsoft Publisher digunakan untuk Ms Office 2003 dan kemudian Ms Office 2007. Yang terbaru Publisher hadir di Ms Office 2010 pada edisi Profesional.

6. Microsoft Access




Microsoft ini adalah program aplikasi berbasis data komputer relasional untuk skala rumahan dan perusahaan mikro sampai menengah. Aplikasi ini adalah mesin basis data Ms Jet Database Engine dan menggunakan tampilan grafis intuitif sehingga dapat memberikan kemudahan bagi para penggunanya.

7. Microsoft Info Path




Program aplikasi ini digunakan untuk membuat formulir pemasukan data dengan basis XML. Info Path pertama kali dirilis sebagai bagian Ms Office System 2003 dan saat ini merupakan bagian Ms Office System 2007. Saat dikembangkan, InfoPath mempunyai nama kode XDocs dan menyediakan fitur – fitur seperti membuat dan menampilkan dokumen XML yang didukung skema XML. Info Path juga dapat dikonfigurasi untuk memungkinkan terhubung dengan sistem eksternal menggunakan XML Web Services lewat MSXML dan SOAP Toolkit.

8. Microsoft Lync



Micropsft ini adalah aplikasi Microsoft yang sebelumnya dinamai dengan Office Communicator 2007 R2. Aplikasi ini dikeluarkan pada tahun 2011 dan saat ini sudah hadir dalam paket Ms Office 2013. Sebenarnya Lync mempunyai banyak fungsi. Tetapi bagi kebanyakan pengguna, Lync merupakan instant messenger seperti MSN Messenger dan Google Talk, Skype, dan Yahoo Messenger.

9. Microsoft One Note




Aplikasi ini sesuai dengan namanya dapat digunakan sebagai kertas catatan di mana Anda dapat menggambar, menulis, mencorat coret, memasukkan objek, dan menampilkan screenshot.

10. Microsoft Visio




Microsoft ini adalah program aplikasi yang biasa digunakan untuk membuat diagram, flowchart, skema jaringan, dan brainstorm. Aplikasi ini memanfaatkan grafik vektor untuk membuat diagram.

Minggu, 16 April 2023

Pengantar Teknik Normalisasi Data (Basis Data) 2

                                Persyaratan teknik normalisasi data

Dalam perspektif normalisasi, sebuah basis data dapat dikatakan baik, jika setiap tabel yang menjadi unsur pembentuk basis data tersebut juga telah berada dalam keadaan baik atau normal. Selanjutnya, sebuah tabel dapat dikategorikan baik (efisien) atau normal, jika telah memenuhi 3 (tiga) kriteria berikut :
  1. Jika ada dekomposisi (penguraian) tabel, maka dekomposisinya harus
    dijamin aman (
    dijamin aman (Lossless–Join Decomposition).
  2. Terpeliharanya ketergantungan fungsional pada saat perubahan data (DependencyPreservation).
  3. Tidak melanggar Boyce–Code Normal Form (BCNF)
Lossless-Join Decomposition

Dekomposisi memang merupakan upaya untuk mendapatkan tabel yang baik. Tetapi jika tidak hati–hati, upaya ini justru dapat menghasilkan kesalahan. Dekomposisi yang benar terjadi jika tabel–tabel hasil dekomposisi kita gabungkan kembali dapat menghasilkan tabel awal sebelum didekomposisi.
Dekomposisi yang benar semacam ini disebut
Lossless–Join Decomposition atau Lossless Decomposition (dekomposisi aman).
    Di bawah ini contoh abstrak yang menghasilkan dekomposisi tidak aman (
Lossy-Join Decomposition) :

Diasumsikan tabel XYZ yang didefinisikan oleh dua buah ketergantungan fungsional X
 Y dan Y  Z. Kedua ketergantungan fungsional tersebut diperoleh dari pengamatan terhadap data yang kurang memadai atau karena asumsi yang kurang tepat. Katakan isi tabel XYZ tersebut adalah sebagai berikut:


pernyataan ketergantungan fungsional yang kedua Y -
 Z tidak sepenuhnya tepat, karena pada row 2 dan row 4, dengan nilai untuk atribut Z–nya berbeda. Tetapi yang ingin ditekankan di sini adalah adanya dua buah ketergantunagn fungsional itu mendorong kita untuk mendekomposisi tabel XYZ tersebut menjadi dua buah tabel yaitu tabel XY dan YZ sebagai berikut :

Jika kedua tabel diatas kita gabungkan kembali, maka hasilnya adalah :


Maka ini tentu saja berbeda dengan tabel awal (sebelum didekomposisi). Maka dekomposisi semacam ini disebut
Lossy–Join Decomposition (dekomposisi tidakaman), yaitu sebuah dekomposisi yang sedapat mungkin kita hindari.Akan tetapi jika data pada row 4 yang ada di tabel XYZ awal, kita ganti dengan data berikut :

Sehingga tabel XYZ menjadi:




Dengan data tabel XYZ demikian maka kedua ketergantungan fungsional dapat di benarkan. Tabel XYZ tersebut di dekomposisikan menjaadi tabel XY dan YZ sebagai berikut:



Kalau kedua tabel diatas diagabungkan kembali maka, tabel awal XYZnya akan diperoleh ke,bali sehingga dekomposisi tersebut aman. Karena itulah ketergantungan fungsional pada suatu tabel harus kita tetapkan berdasarkan pengamatan yang teliti dan asumsi yang dapat dipertanggung jawabkan agar
kelak hasil dekomposisi dapat dibenarkan.

Dependency Prasevation 

Dependecy Preservation (pemiliharaan ketergantungan merupakan) kriteria kedua yang harus dapat
dicapai untuk mendapatkan tabel dan basis data yang baik. Ketika kita melakukan perubahan data, maka harus bisa dijamin agar perubahan tersebut tidak menghasilkan inkonsistensi data  yang mengakibatkan ketergantungan fungsional yang sudah benar menjadi tidak terpenuhi. Akan tetapi, dalam upaya untuk memelihara ketergantungan fungsional yang ada untuk tetap terpenuhi tersebut, prosesnya harus dapat dilakukan dengan efisien.
Contoh :
Tabel mahasiswa : (nim, nama_mhs, alamat_mhs, tgl_lahir) dengan
ketergantungan fungsional–nya yaitu :
nim
 nama_mhs, alamat_mhs, tgl_lahir
Tabel nilai : (nama_kul, nim, nama_mhs, indeks_nilai) dengan ketergantungan
fungsional–nya yaitu :
nama_kul, nim
 indeks_nilai dan
nim
 nama_mhs

   Jika ada perubahan nama_mhs di tabel mahasiswa maka perubahan tersebut harus juga dilakukan di tabel nilai dan juga berlaku sebaliknya yaitu jika ada perubahan nama_mhs di tabel nilai maka perubahan tersebut harus juga dilakukan di tabel mahasiswa.

   Jika hal tersebut tidak dilakukan maka data menjadi tidak konsiste dan ketergantunan fungsional menjadi tidak terpenuhi. Misalnya nilai yang nim-nya sama tetapi nama_mhs berbeda. Jika begitu, maka perubahan harus dilakukan diseluruh basis data, tetapi masalahnya perubahan itu tidak efisien dan seharusnya dihindari.Karena itu sebaiknya agar kriteria
dependency preservation dapat  terpenuhi dengan meniadakan/melepaskan atribut nama_mhs dari tabel nilai (sehingga tabel nilai berisi 3 atribut, yaitu nama-kul, nim dan indeks_nilai)

Boyce Code Normal Form (BCNF)

Kriteria berikutnya untuk mendapatkan tabel yang baik adalah dengan menerapkan BCNF. Sebuah tabel dikatakan memenuhi BCNF jika untuk semua ketergantungan fungsional dengan notasi X  Y, maka X harus merupakan candidate key pada tabel tersebut. Jika tidak demikian, maka tabel tersebut harus didekomposisi berdasarkan ketergantungan fungsional yang ada, sedemikian hingga X menjadi candidat key dari tabel–tabel hasil dekomposisi.

Contoh tabel yang tidak memenuhi BCNF :
Ditentukan tabel A = (E, F, G, H, I) dan berlaku ketergantungan fungsional, yaitu :
E, F  
 G, H, I
F, G  
 H, I
Disini tabel A tidak memenuhi BCNF karena ada X yang bukan
candiday key,
yaitu F, G sehingga F, G
 H, I. Sedangkan E, F adalah candidat key karena E, F   G, H, I Karena terdapat 2 ketergantungan fungsional maka agar tabel A tidak memenuhi BCNF maka tabel tersebut harus didekomposisikan menjadi :
A
1 = (E, F, G) dengan ketergantungan fungsional E, F   G
A
2 = (F, G, H, I) dengan ketergantungan fungsional F, G   H, I




    Demikian penjelasan tentang Pengantar teknik Normalisasi  Data, Sampai jumpa di artikel berikutnya.

Kamis, 13 April 2023

Pengantar Teknik Normalisasi Data

Definisi Normalisasi

   Normalisasi diartikan sebagai suatu teknik yang menstrukturkan atau mendekomposisi atau memecah data  menggunakan cara-cara tertentu untuk mencegah timbulnya permasalahan pengolahan data dalam basis data. Permasalahan yang dimaksud adalah berkaitan dengan penyimpangan- penyimpangan (anomalies) yang terjadi akibat adanya kerangkapan data dalam relasi dan inefisiensi pengolahan.Proses normalisasi akan menghasilkan relasi yang optimal, yaitu :

  1. Memiliki struktur record yang mudah untuk dimengerti.
  2. Memiliki struktur record yang sederhana dalam pemeliharaan.
  3. Memiliki struktur record yang mudah untuk ditampilkan kembali untuk memenuhi kebutuhan pemakai.
  4. Minimalisasi kerangkapan data guna meningkatkan kinerja sistem.

    Dalam pendekatan normalisasi, perancangan basis data bertitik tolak dari situasi nyata. Ia telah memiliki item-item data yang siap ditempatkan dalam baris dan kolom pada tabel-tabel relasional. Demikian juga dengan sejumlah aturan tentang keterhubungan antara item-item data tersebut. Sementara pendekatan model data ER lebih tepat dilakukan jika yang diketahui baru prinsip sistem secara keseluruhan. 

    Pada penerapannya dua pendekatan tersebut dilakukan secara bersama-sama dan, berganti-ganti. Untuk kepentingan evaluasi dan dokumentasi, hasil normalisasi diwujudkan dalam sebuah model data. Model data yang sudah jadi tersebut bisa saja dimodifikasi dengan pertimbangan tertentu. Selanjutnya Hasil modifikasinya diimplementasikan dalam bentuk sejumlah struktur tabel  dalam sebuah basis data. Struktur ini dapat diuji kembali dengan menerapkan aturan-aturan normalisasi, hingga akhirnya diperoleh sebuah struktur basis data yang benar-benar efektif dan efisien. Begitulah kedua pendekatan dapat saling memperkuat satu sama lain.

Domain dan Tipe Data Konsep pendukung teknik normalisasi

    Beberapa konsep yang harus dipahami sebelum mengimplementasikan teknik normalisasi data antara lain ialah: 1) ketergantungan fungsional (sudah dibahas dalam kegiatan belajar tujuh). 2) Domain dan tipe data. 3) Konsep key atribut (Field/atribute kunci).

    Penetapan tipe data pada setiap atribut (kolom) digunakan untuk keperluan penentuan struktur setiap tabel. Penetapan tipe data ini akan berimplikasi pada adanya batas–batas nilai yang mungkin disimpan atau diisikan kesetiap atribut tersebut. Jika telah menetapkan bahwa tipe data untuk sebuah atribut adalah integer, maka kita hanya mungkin untuk menyimpan data angka yang bulat diantara -32.768 hingga 32.768. Pengguna tidak mungkin untuk memasukkan data diluar batas nilai tersebut. untuk memasukkan data pecahan pengguna harus menggunakan data nbertipe string atau text. 

Domain memiliki banyak kesamaan pengertiannya dengan fungsi tipe data tersebut. Akan tetapi, tipe data merujuk pada kemampuan penyimpanan data yang mungkin bagi suatu atribut secara fisik, tanpa melihat layak tidaknya data tersebut bila dilihat dari kenyataannya pemakaiannya. Sementara domain nilai lebih ditetapkan pada batas-batas nilai yang diperbolehkan bagi suatu atribut, dilihat dari kenyataanya yang ada.

Key Attribute

   Setiap file atau tabel selalu mempunyai kunci (key) yaitu berupa satu field atau satu set field yang dapat mewakili record. Misalnya nomor pegawai merupakan kunci dari tabel pegawai suatu perusahaan. setiap pencarian cukup dengan menyebut nomor pegawai tersebut maka dapat diketahui nama, alamat dan atribute lainnya mengenai seorang pegawai tersebut.Key adalah satu atau gabungan dari beberapa atribut yang dapat membedakan semua baris data (row) dalam table secara unik.Macam-macam Filed/attribute kunci:

  • Candidate Key (Kunci Kandidat/Kunci calon )
  • Primary Key (Kunci Primer)
  • Alternate Key (Kunci Alternatif)
  • Foreign Key (Kunci Tamu)
Candidate Key (Kunci Kandidat/Kunci calon)adalah satu atribute atau satu set minimal atribute yang mengidentifikasikan secara unik suatu kejadian spesific dari entity. Jika satu kunci kandidat berisi lebih dari satu atribute, maka biasanya disebut sebagai composite key (kunci campuran/ gabungan).
Misalnya tabel Pegawai berisi attribute:No Induk Pegawai (NIP) , No KTP, Nama, Tempat Lahir, Tanggal Lahir, Alamat, KotaKunci kandidat disini antara lain ialah :

  • No Induk Pegawai (NIP), karena unik tidak mungkin ganda.
  • No KTP, karena unik tidak mungkin ganda.
  • Nama, sering dipakai sebagai kunci pencarian namun tidak dapat dikatakan kunci karena sering seseorang punya nama yang sama.
  • Nama + Tanggal lahir, mungkin dapat dipakai sebagai kunci karena kemungkinan sangat kecil seseorang punya nama sama yang lahir pada hari yang sama.
  • Nama + tempat lahir + tanggal lahir, dapat dipakai sebagai kunci
  • Alamat, kota (bukan kunci)

Primary Key adalah satu atribute atau satu set minimal atribute yang tidak hanya mengidentitikasi secara unik suatu kejadian spesific, tapi juga dapat mewakili setiap kejadian dari suatu entity. Setiap kunci kandidat punya peluang menjadi primary key, tetapi sebaiknya dipilih satu saja yang dapat mewakili secara menyeluruh terhadap entity yang ada. Contoh:

  • No Induk (NIP), karena unik tidak mungkin ganda dan mewakili secara menyeluruh terhadap entity Pegawai, dan setiap pegawai selalu punya nomor induk.
  • No KTP, ini hanya dipakai bila sampai dengan pembayaran gaji pegawai
    ternyata nomor induk belum keluar.


Alternate Key (Kunci alternatif)adalah kunci kandidat yang tidak dipakai sebagai primary key. Kerap kali kunci alternatif dipakai sebagai kunci pengurutan dalam laporan.Contoh: Kunci Alternatif untuk pengurutan berdasarkan nama.

Foreign Key (Kunci Tamu/Asing)Foreign Key adalah satu atribute (atau satu set atribute) yang melengkapi satu relationship (hubungan) yang menunjukkan ke induknya. Kunci tamu ditempatkan pada entity anak dan sama dengan kunci primary induk direlasikan. Contoh:


Dalam hal hubungan dua buah file yang punya relationship banyak lawan banyak maka terdapat 2 buah kunci tamu pada file konektornya. Contoh: 
File Proyek berisi atribute: NomorProyek, Tgl Mulai, Tgl Selesai, Anggaran 
File Pegawai berisi atribute: No Induk, Nama
Hubungan antara file tersebut adalah banyak lawan banyak yaitu satu Pegawai
mengerjakan lebih dari 1 proyek dan satu proyek dikerjakan oleh beberap

pegawai maka untuk menunjukkan hubungan tersebut dipakai file konektor yang berisi kunci tamu dari kedua file.
File Proyek_Pegawai berisi atribute : Nomor Proyek, NIP, Jam Kerja (proyek tersebut dikerjakan oleh pegawai ter-tentu selama sekian jam kerja) Maka pada file Proyek_Pegawai terdapat kunci tamu yaitu Nomor Proyek dan NIP. Kedua atribute tersebut juga merupakan kunci primary.



Rabu, 12 April 2023

Ketergantungan Fungsional (Basis Data) 2

              Rasio kardinalitas atau Cardinality Ratio 

 Jeni – jenis Cardinality Ratio(rasio kardinalitas)

1. One–to–one (1 : 1)
Relationship antar entitas dimana hubungan antara entitas pertama dan kedua adalah satu berbanding satu.Contoh : pada pengajaran private satu guru satu siswa. “seorang guru mengajar seorang siswa, seorang siswa diajar oleh seorang guru”

2. One-to-many atau many-to-one(1 : N atau N : 1)
Relationship antar entitas dimana hubungan antara entitas pertama dan kedua adalah satu berbanding banyak atau banyak berbanding satu.Contoh kasus :Dalam suatu perusahan satu bagian mempekerjakan
banyak pegawai. "Satu bagian mempekerjakan banyak pegawai, satu pegawai kerja dalam satu bagian"

3. Many-to-many (N : N)
Relationship antar entitas dimana hubungan antara entitas pertama dan kedua adalah banyak berbanding banyak.Contoh kasus : Dalam Dalamuniversitas seorang mahasiswa dapat mengambil banyak matakuliah.“Satu mahasiswa mengambil banyak matakulih dan satu matakuliah diambil banyak mahasiswa.


Weak Entity adalah suatu entitas dimana keberadaan dari entitas tersebut
tergantung dari keberadaan entitas lain. Entitas yang merupakan induknya
disebut
Identifying Owner dan relationshipnya disebut Identifying Relationship.
Contoh dari sebuah weak entity :

                                                             
                                                      Gambar Weak entity

Entitas tanggungan adalah weak entity karena tergantung penuh pada entitas pegawai. Berikut ini adalah contoh ER-Diagram dari sebuah database toko :




Ketergantungan Fungsional 

Atribut Y pada relasi R dikatakan tergantung fungsional pada atribut X (R, X-R,Y), jika hanya setiap nilai X pada relasi R mempunyai tepat satu nilai Y pada R misal, terdapat skema database pemasok_barang dengan tabel pemasok (No_pem, Na_pem) 
Ketergantungan Fungsional Penuh

Atribut Y pada relasi R dikatakan tergantung fungsional penuh pada atribut X.
pada relasi R, jika Y tidak tergantung pada subset dari X (bila X adalah keygabungan). Contoh tabel Kirim_barang (No_pem, Na_pem, No_bar, Jumlah)

Ketergantungan fungsionalnya adalah :
No_pem-Na_pem
No_bar, No_pem 
 Jumlah (tergantung penuh terhadap keynya)

Ketergantungan Transitif

Atribut Z pada relasi R dikatakan tergantung transitif pada atribut X, jika
atribut Y tergantung pada atribut X pada relasi R dan atribut tergantung padaatribut Y pada relasi R. Contoh perhatikan tabel dibawah ini :

Ketergantungan fungsional :
No_pem  Kode_kota
Kode_kota 
 Kota, maka No_pem  Kota.






Selasa, 11 April 2023

Ketergantungan Fungsional (Basis Data)

 Tabel dan Atribut

Tabel adalah kompulan data yang tersusun dalam format baris (record) dan kolom (field atau atribut). Atribut ini lebih umum digunakan dalam perancangan basis data, karena menunjukkan fungsinya sebagai pembentuk karakteristik (sifat–sifat) yang melekat pada sebuah table. Atribut dibedakan menjadi beberapa jenis yaitu : 1) simple atribut (Simple Attribute) dan Atribut Komposit (Composite Attribute). 2) Atribut BernilaiTunggal (Single Valued Attribute) dan Atribut Bernilai Banyak (Multi Valued Atrtribute). 4) Mandatory dan Non mandatory Attribute 5) Not Null atribu 6) Atribut Turunan.


                             Tabel data mahasiswa dengan atribut multivalue

Dari gambar diatas dan gambar dibawah ini dapat diketahui dan dikelompokkan atribut-atributnya berdasarkan kategorinya yaitu sebagai berikut : 

  • Atribut sederhana: nim, tgl_lahir, kota, kode pos. Merupakan atribut sederhana (atomic attribute) karena tidak bisa dipecah lagi. 
  • Atribut komposit : alamat_mhs(merupakan atribut komposite karena bisa dipecah lagi menjadi tabel: alamat, kota, kode pos), nama_mhs (merupakan atribut komposite karena bisa dipecah lagi menjadi tabel: nama depan, nama belakang, inisial).



  • Atribut tunggal : nim, nama_mhs, alamat_mhs, tgl_lahir (merupakan atribut tunggal karena hanya mempunyai satu nilai) 
  • Atribut bernilai banyak: hobi (merupakan multivalue atribut karena mempunyai nilai banyak dan nilai yang jenisnya)

  • Mandatori atribut : nim, nama-mhs (merupakan mandatori atribut karena atribut tersebut harus memiliki nilai dan tidak boleh kosong) 
  • Non mandatory atribut: alamat, tgl lahir, hobi (merupakan non mandatori atribute karena boleh tidak memiliki nilai atau NOT NULL) 
  • Atribut turunan : indeks prestasi (ip), merupakan atribut diturunkan daribeberapa atribut nilai mata kuliah.



Relationship 

  Relasi atau relationship merupakan hubungan yang terjadi antara satu atau lebih entitas. Berikut ini adalah contoh penggambaran diagram relationship antara 2 entitas : 


Derajat dari relationship menjelaskan jumlah entitas yang berpartisipasi dalam suatu relationship. Klasifikasi relasi berdasarkan derajatnya adalah:  

1. Unary Degree (Derajat Satu) Relationship yang hanya melibatkan 1 entitas.

2. Binary Degree (Derajat Dua) Relationship yang melibatkan 2 entitas

3. Ternary Degree (Derajat tiga) Relationship yang melibatkan 3 entitas.


 

Senin, 10 April 2023

Model Hirarki Basis Data (Hierarchial Model)

              Model Hirarki Basis Data (Hierarchial Model)

    Dalam model ini data disusun menurut struktur pohon. Puncak dari herarki disebut dengan root sedangkan entitas atau interface di bawahnya dikenal sebagai induk (parent). Entitas induk mempunyai beberapa sub entitsas yang disebut anak (child). Entitas dalam model hirarki dilambangkan dengan empat persegi panjang. Sedangkan relasi atau hubungan dengan entitas lain dinotasikan dengan garis. Gambar dibawah ini menjelaskan salah satu contoh model hirarki basis data level konseptual sistem perkuliahan

                         
                             Gambar Model Herarki sistem perkuliahan (level konseptual)

   Dari gambar struktur hirarki basis data diatas dapat dibuat struktur pengkodean record data (level fisik) untuk setiap entitas beserta hubungan antar. Susuan herarkhi ditujukkan dengan tanda anak panah pada medan data (field) yang digunakan sebagai kunci data (primary key, daerah diarsir). Relasi dalam herarkhi model hubungan antar entitas dinyatakan dalam satu-banyak(one to many) atau satu – satu (one to one). Kelemahan hararkhi model adalah tidak dapat dilakukan pencarian data pada field atribut, misal tidak dapat menampilkan data pda tabel mata kuliah berdasarkan jum_SKS, karena jum_SKS bukan kunci data. Masalah ini dapat diatasi dengan mengubah struktur data dengan memberi hubungan khusus (misalnya dengan variabel pointer).


                          
                                Gambar Struktur pengkodean record data (model level fisk)

        Model Jaringan Basis Data (Network Model)

   Dalam model jaringan entitas induk maupun anak bisa lebih dari dua. Model ini merupakan pengembangan model hirarki. Relasi antara entitas dalam network model adalah satu ke satu (one to one) atau satu ke banyak (one to many).

                                                
                                         Gambar Model Struktur jaringan basis data 

 Dalam network data model tidak diperbolehkan terdapat relasi banyak ke banyak (many to many). Untuk membuat relasi many to many dalam networkmodel dibutuhkan entitas perantara yang disebut sebagai rekaman silang (intersection record).Dari gambar diatas entitas registrasi adalah merupakan entitas perantara antara etitas mahasiswa dengan entitas mata kuliah

                                     
                                 Gambar Organisasi record data pada model jaringan



Minggu, 09 April 2023

ERD Relasi Antar Entitas

                                            Relasi Antar Entitas

Relasi 

   Relasi menyatakan hubungan antara dua atau beberapa entitas. Setiap relasi mempunyai batasan (constraint) terhadap kemungkinan kombinasi entitas yang berpartisipasi. Batasan tersebut ditentukan dari situasi yang diwakili relasi tersebut, ragam atau jenis relasi dibedakan menjadi beberapa macam anatara lain adalah:

1. Relasi Binary,  Relasi binary merupakan relasi antara dua entitas. Relasi 
binary ini dibedakan menjadi :
  • Relasi One-to-one (notasi 1:1)
  • Relasi One-to-many (notasi 1:N) atau many-to-one (notasi N:1)
  • Relasi Many-to-many (notasi M:N)
2. Relasi Ternary. Relasi ternary adalah merupakan relasi antara tiga entitas atau lebih. Dalam Relasi One-to-one (1:1) setiap atribute dari satu entitas berpasangan dengan satu attribute dari entitas yang direlasikan. Dalam relasi One-to-many (1:N) atau many-to-one (N:1) satu atribute berelasi dengan beberapa atribute dari entitas yang direlasikan. Dalam Many-to-many (M:N) satu atribute berelasi dengan beberapa atribute dari entitas yang direlasikan. Begitu pula sebaliknya.

                                               Gambar Ragam relasi antar entitas

   Sebagaimana entitas dalam relasi juga dapat dibedakan menjadi relasi kuat dan relasi lemah. 

Batasan Partisipasi

    Batasan partisipasi atau batasan hubungan entitas menjelaskan bagaimana data itu berelasi, batasan ini menentukan bagaimana (harus ataukah tidak) berpartisipasi suatu entitas dengan relasinya pada entitas lain. Batasan partisipasi dibedakan menjadi dua yaitu : 1) Partisipasi Total (harus berpartisipasi) dan 2) Partisipasi Parsial (tidak harus berpartisipasi)

   Contoh relasi yang merupakan partisipasi total adalah relasi antara pegawai dengan departemen dengan nama relasi bekerja untuk dan partisipasi total disisi pegawai. Dari diskripsi basis data disebutkan bahwa :

“Semua pegawai harus bekerja di bawah suatu departemen”
Dari pernyataan diatas mengindikasikan bahwa relasi disisi pegawai adalah 
relasi total yang ditandai dengan kata kunci harus. Untuk menggambarkan relasi 
dengan partisipasi total tersebut dapat dilakukan dengan dua pendekatan yaitu:
  • Menggunakan garis ganda pada relasi disisi pegawai
  •  Menggunakan satu garis pada relasi disisi pegawai digabungkan dengan minimum 1 (minimum bekerja pada 1 departemen)


Untuk menggambarkan relasi dengan partisipasi parsial tersebut dapat dilakukan dengan dua pendekatan yaitu:
  • Menggunakan satu garis pada relasi disisi pegawai 
  • Menggunakan satau garis pada relasi di sisi pegawai digabungkan dengan minimum 0.

                Gambar Relasi dengan batasan (constraint) partisipasi persial

Menemukan Relasi

Beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk menemukan atau mengidentifikasi 
relasi yaitu antara lain sebagai berikut:

  1.  Dari gambaran cerita sistem, tandai setiap hubungan yang diwakili oleh kata kerja yang ada di dalam ilustrasi beserta entitas yang berhubungan
  2. Identifikasikan rasio kardinalitas dari setiap hubungan
  3.  Identifikasikan batasan partisipasi dari setiap hubungan yang ada berikut kemungkinan atribut yang muncul dari setiap hubungan 
  4.  Gambarkan hubungan tersebut dalam bentuk notasi diagram dan gabungkan dengan notasi Entitas dan atribut yang dibuat sebelumnya
Sebagai contoh adalah “Temukan relasi untuk Sistem Kepegawaian di perusahaan A dengan ( lihat kembali diskripsi sistem basis data diatas) ?”
Langkah-langkah penyelesaian adalah :

1. Langkah 1: dari gambaran cerita sistem, tandai dan tentukan setiap 
hubungan yang diwakili oleh kata kerja yang ada di dalam ilustrasi dan 
entitas yang berhubungan

2. Identifikasi hubungan antara entitas. Indentifikasi hubungan dilakukan 
dengan membuat tabel sepeti terlihat di bawah ini. Hubungan berlangsung dua arah dari entitas 1 ke entitsas 2 dan sebaliknya. Kata kunci hubungan satu sisi menggunakan kata aktif dan dari sisi sebaliknya menggunakan kata kunci pasif.

   Relasi antar entitas juga dapat diwujudkan dengan melibatkan identifikasikan 
batasan partisipasi dari setiap hubungan yang ada. Tabel dibawah ini menjelaskan relasi yang melibatkan banyaknya partisipasi (minimal dan maksimal)



                      Gambar diagram relasi entitas pegawai dan departement