Jeni – jenis Cardinality Ratio(rasio kardinalitas)
1. One–to–one (1 : 1)
Relationship antar entitas dimana hubungan antara entitas pertama dan kedua adalah satu berbanding satu.Contoh : pada pengajaran private satu guru satu siswa. “seorang guru mengajar seorang siswa, seorang siswa diajar oleh seorang guru”
Relationship antar entitas dimana hubungan antara entitas pertama dan kedua adalah satu berbanding satu.Contoh : pada pengajaran private satu guru satu siswa. “seorang guru mengajar seorang siswa, seorang siswa diajar oleh seorang guru”
2. One-to-many atau many-to-one(1 : N atau N : 1)
Relationship antar entitas dimana hubungan antara entitas pertama dan kedua adalah satu berbanding banyak atau banyak berbanding satu.Contoh kasus :Dalam suatu perusahan satu bagian mempekerjakan
banyak pegawai. "Satu bagian mempekerjakan banyak pegawai, satu pegawai kerja dalam satu bagian"
banyak pegawai. "Satu bagian mempekerjakan banyak pegawai, satu pegawai kerja dalam satu bagian"
3. Many-to-many (N : N)
Relationship antar entitas dimana hubungan antara entitas pertama dan kedua adalah banyak berbanding banyak.Contoh kasus : Dalam Dalamuniversitas seorang mahasiswa dapat mengambil banyak matakuliah.“Satu mahasiswa mengambil banyak matakulih dan satu matakuliah diambil banyak mahasiswa.
Weak Entity adalah suatu entitas dimana keberadaan dari entitas tersebut
tergantung dari keberadaan entitas lain. Entitas yang merupakan induknya
disebut Identifying Owner dan relationshipnya disebut Identifying Relationship.
Contoh dari sebuah weak entity :
tergantung dari keberadaan entitas lain. Entitas yang merupakan induknya
disebut Identifying Owner dan relationshipnya disebut Identifying Relationship.
Contoh dari sebuah weak entity :
Gambar Weak entity
Entitas tanggungan adalah weak entity karena tergantung penuh pada entitas pegawai. Berikut ini adalah contoh ER-Diagram dari sebuah database toko :
Ketergantungan Fungsional
Atribut Y pada relasi R dikatakan tergantung fungsional pada atribut X (R, X-R,Y), jika hanya setiap nilai X pada relasi R mempunyai tepat satu nilai Y pada R misal, terdapat skema database pemasok_barang dengan tabel pemasok (No_pem, Na_pem)
| Ketergantungan Fungsional Penuh Atribut Y pada relasi R dikatakan tergantung fungsional penuh pada atribut X. |
No_pem-Na_pem
No_bar, No_pem Jumlah (tergantung penuh terhadap keynya)
No_bar, No_pem Jumlah (tergantung penuh terhadap keynya)
| Ketergantungan Transitif Atribut Z pada relasi R dikatakan tergantung transitif pada atribut X, jika |
No_pem Kode_kota
Kode_kota Kota, maka No_pem Kota.
Kode_kota Kota, maka No_pem Kota.





Tidak ada komentar:
Posting Komentar