Senin, 20 Maret 2023

PBO Bagian 6

                                  Tipe Data Primitif 




Bahasa Pemrograman java mendefinisikan delapan tipe data primitif. Mereka diantaranya adalah boolean (untuk bentuk logika), char (untuk bentuk tekstural), byte, short, int, long (integral), double and float (floating point).


1. Logika Boolean 
Tipe data boolean diwakili oleh dua pernyataan : true dan false. Sebagai contoh adalah,

                   boolean result = true;

contoh yang diyunjukan diatas, mendeklarasikan variabel yang dinamai result sebagai tipe data boolean dan memeberinya nilai true.

2. Teksual - Char
Tipe data character (char), diwakili oleh karakter single unicode. Tipe data inj harus memiliki ciri berada dalam tanda single quotes (' '). Sebagai contoh,

        'a'    //Huruf a
        '\t'   //A tab

Untuk menampilkan karakter khusus seperti ' (single quotes) atau '' (double quotes),

'\,' //untuk single quotes 
'\"' //untuk double quotes

Meskipun String bukan merupakan tipe data primitif (namun merupakan suatu Class),kita
akan memperkenalkan mengenai pada bagian ini. String mewakili tipe data yang terdiri atas
beberapa karakter. Mereka tidak termasuk tipe data primitif, melainkan suatu class.
Mereka memiliki literal yang terdapat diantara tanda double quotes(" ").
Sebagai contoh,

String message="hello world!"

3. Integral - byte, short, int & long
Tipe data integral dalam java menggunakan tiga bentuk-yaitu desimal, oktal atau heksadesimal. Contohnya,

2     //nilai desimal 2
077   //angka 0 pada awal pernyataan mengindikasikan nilai oktal 
0xBACC     //karakter 0x mengindikasikan nilai heksadesimal 

Tipe-tipe  integral memiliki default tipe data yaitu int. Anda dapat merubahnya ke bentuk long dengan menambahkan huruf l atau L. Tipe data integer memiliki range sebagai berikut:




4. Floating Point - float dan double
Tipe Floating point memiliki double sebgai default tipe datanya. Floating-point literal termasuk salah satunya desimal point atau salah satu dari pilihan berikut ini,
E or e //(add exponential value) 
F or f //(float)
D or d //(double)

Contohnya adalah,
3.14            //nilai floating-point sederhana (a double)
6.02E23     //A nilai floating-point yang besar
2.718F   //A nila float size sedeharhana
123.4E+306D // A nilai double yang besar dengan nilai redumdant D

Pada contoh yang ditunjukan diatas 23 setelah E pada contoh kedua bernilai positif.Contoh tersebut sama dengan 6.02E+23. Tipe data Floating-point memiliki range sebagai sebagai berikut:



                                                       Variabel 

Variabel adalah item yang digunakan data untuk menyimpan pernyataan objek. Variabel memiliki tipe data dan nama, tipe data menandakan tipe nilai yang dibentuk oleh variabel itu sendiri. Nama variabel harus mengikukuti aturan untuk identifier.

1) Deklarasi dan Inisialisasi Variabel
untuk deklarasi variabel adalah sebagai berikut:
      <data tipe> <name> [=initial value];
Catatan: Nilainya berada diantara <> adalah nilai yang disyaratakan, sementara nialai dalam tanda [] bersifat optimal.
Berikut ini adalah contoh program yang mendeklarasikan dan menginisialisasi beberapa variabel,

public class VariableSamples
{
public static void main( String[] args ){
//deklarasi tipe data dengan nama variable
// result dan tipe data boolean
boolean result;
//deklarasi tipe data dengan nama variabel
// option dan tipe data char
char option;
option = 'C'; //menandai 'C' sebagai option
//deklarasi tipe data dengan nama variabel
//grade, double tipe data dan telah di inisialisasi
//to 0.0
double grade = 0.0;
}
}

Petunjuk Penulisan Program:

1. Sangat baik untuk menginisialisasi variabel yang Anda buat seperti Anda
mendeklarasikannya.
2. Gunakan nama yang bersifat menggambarkan deskriptif untuk variabel yang Anda buat,
jika Anda ingin mempunyai variabel yang terdiri atas nilai siswa, beri nama dengan nama
grade dan jangan hanya beberapa huruf random yang Anda pilih.
3. Deklarasikan satu variabel tiap baris kode. Sebagai contoh , deklarasi variabel adalah
sebagai berikut,
double exam=0;
double quiz=10;
double grade = 0;
Bentuk yang lebih disukai ketika melakukan deklarasi adalah, double exam=0, quiz=10, grade=0;

2) Menampilkan Data Varibael 
Untuk mengeluarkan nilai dari variabel yang diinginkan, kita dapat menggunakan perintah sebagai berikut,
                   System.out.println()
                   System.out.print()
Berikut ini contoh program,

public class OutputVariable
{
public static void main( String[] args ){
      int value = 10;
      char x;
      x = ‘A’;
       System.out.println( value );
       System.out.println( “The value of x=” + x );
       }
   }
Program tersebut akan mengeluarkan teks berikut pada layar,
           10
           The value of x=A

3) System.out.println() vs System.out.print()
Apa yang membedakan diantara perinah System.out.println() and System.out.print()? yang pertama menambahkan baris baru pada akhir data untuk dikeluarkan, sementara selanjutnya tidak.
Perhatikan pernyataan berikut:

System.out.print("Hello ");
System.out.print("world!");

Pernyataan tersebut akan menghasilkan output berikut ini pada layar,

Hello world!

Sekarang perthatikan pernyataan berikut,

System.out.println("Hello ");
System.out.println("world!");
Pernyataan tersebut akan menghasilkan output sebagai berikut pada layar,
                       Hello
            world!

4) Variabel Reference dan Variabel Primitif
Sekarang kita akan membedakan dua tipe variabel yang dimiliki oleh program Java. Ada variabel reference dan variabel primitif.

Variabel primitif adalah variabel dengan tipe data primitif. Mereka menyimpan data dalam lokasi memori yang sebenarnya dimana variabel tersebut berada.

Variabel Reference adalah variabel yang menyimpan alamat dalam lokasi memori. Yang menunjuk ke lokasi memori dimana data sebenarnya berada. Ketika Anda mendeklarasikan variabel pada class tertentu, Anda sebenarnya mendeklarasikan reference variable dalam bentuk objek dalam classnya tersebut. 

Sebagai contoh, Apabila kita mempunyai dua variabel dengan tipe data int dan String.

int num = 10;
String name = "Hello"

Dimisalkan ilustrasi yang ditunjukkan dibawah ini adalah memori yang ada pada komputer Anda, dimana Anda memiliki alamat dari setiap sel memorinya, nama variabel dan datanya terbentuk sebagai berikut:

Seperti yang dapat Anda lihat, untuk variable primitif num, datanya berada dalam lokasi dimana variabel berada. Untuk reference variable name, variabel hanya menunjuk alamat dimana data tersebut benar-benar ada.



 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar