Dasar-Dasar Pemrograman
1. Menganalisa Program Java Pertama
Petunjuk Penulisan Program :
1. Program Java yang adanda buat harus selalu diakhiri dengan ekstensi file Java.
2. Nama file seharusnya sesuai/sama dengan nama class public nya. Sebagai contoh, jika nama class public anda adalah Hello, anda harus menyimpan File tersebut dengan nama Hello Java.
3. Anda harus menulis komentar sebagai penjelasan pada kode yang anda tulis, yaitu komentar yang berisi keterangan mengenai baris perintah pada class atau apa yang dijalankan oleh method yang anda tulis tersebut.
2. Komentar Pada Java
Komentar adalah catatan yang ditulis pada kode dengan tujuan sebagai bahan dokumentasi. Teks tersebut bukan bagian dari program dan tidak mempengaruhi jalannya program.
Java mendukung tiga jenis komentar : C++ style beberapa baris, dan komentar javadoc khusus.
3. Penulisan Komentar C++
Komentar C++ style diawali dengan //. Semua teks setelah // dianggap sebagai komentar. Sebagai contoh,
// This is a C++ style or single line comments
4. Penulisan Komentara C Style
Komentar C-style atau juga disebut komentar beberapa baris diawali dengan /* dan diakhiri dengan */. Semua teks yang ada diantara dua tanda tersebut dianggap sebagai komentar. Tidak seperti komentar C++ style, komentar ini dapat menjanagkau beberapa baris. Sebagai contoh,
/* this is an example of a
C style or multiline comments */
5. Komentar Khusus Javadoc
Komentar javadoc khusus digunakan untuk men-generate dokumentasi HTML untuk program java anda. Anda dapat menciptakan komentar javadoc dengan memulai baris dengan /** dan mengakhirinya dengan */. Seperti komentar C_style, dapat juga menjangkau beberapa baris. Komentar ini juga dapat terdiri atas tag-tag untuk menambahkan lebih banyak informasi pada komentar anda. Sebagai contoh,
/**
This is an example of special java doc comment used for \n generating an html documentation. It uses tags like:
@author Florence Balagtas
@version 1.2
*/
Pernyataan Dalam Java dan Blok
Pernyataan adalah salah satu atau lebih baris kode yang diakhiri dengan semicolon. Sebagai contoh untuk pernyataan tunggal adalah :
System.out.println("Hello word");
Blok adalah salah satu atau lebih pernyataan yang terbentamg antara kurung kurawal buka dan kurung kurawal tutup yaitu sekumpulan pernyataan sebagai satu unit kesatuan. Blok pernyataan dapat dikumpulkan akan tetapi tidak secara pasti mempunyai keterkaitan fungsi. Beberapa jumlah spasi kosong diijinkan terdapat didalamnya, sebagai contoh dari suatu blok adalah :
public static void main (String[] args ){
System.out.println("Hello");
System.out.println("world");
}
1. Java Identifer
Java identifier adalah salah satu tanda yang mewakili nama nama variabel, methond, class, dan sebagainya. Contoh dari identifier adalah : Hello, main, System, out.
Pendeklarasian Java adalah case-sensitive. Hal ini berarti bahwa identifier : Hello tidak sama dengan hello. Identifier harus mulai dengan salah satu huruf, underscore "_", atau tanda dollar "$". Hurufnya dapat berupa huruf besar maupun huruf kecil. Karakter selanjutnya dapat menggunakan nomor 0 sampai 9.
Identifier tidak dapat menggunakan kata kunci dalam Java seperti class, public, void, dan sebagainya. Selanjutnya kita akan berdiskusi lebih banayak tentang kata kunci dalam java.
2. Keyword dalam Java
Kata kunci adalah identifier yang telah dipesan untuk didefinisikan sebelumnya oleh Java untuk tujuan tertentu. Anda tidak dapat menggunakan keyword sebagai nama variabel, class, method, dan sebagainya. Berikut ini adalah daftar dari kata kunci dalam Java (Java Keywords).
Literals adlah tanda bahwa tidak terjadi perubahan atau konstan. Macam-macam literals dalam java adalah : Integer Literals, Floating-point Literals, Boolean Literals, Character Literals dan String Literals.
1) Integer Literals
Integer Literals dibedakan dalam beberapa format yang berbeda: desimal (berbasis 10), heksadesimal (berbasis 16), dan oktal (berbasis 8). Dalam penggunaan tipe data integer pada program, kita harus mengikuti atuaran penggunaan beberapa notasi khusus. Untuk angka desimal, kita tidak memerlukan notasi khusus. Kita hanya menulis angka desimal seperti apa adanya. Untuk angka heksadesimal, hal ini harus ditandai oleh "0x" atau "0x".
Untuk oktal, ditandai oleh "0". Sebagai contoh, mewakili angka 12. Penulisan dalam bentuk desimalnya adalah 12, sementara dalam heksadesimal, menjadi 0xC, dan adalam oktal, nilai tersebut sama dengan 014.
Default tipe data untuk integer literals adalah int. Int adalah signed 32-bit value,pada kasus-kasus tertentu anada dapat berharap untuk memaksa integer literal untuk menjadi tipe data long dengan menambahkan karakter "l" or "L". Tipe data long ditandai oleh ditampilkannya data dalam 64-bit. Kita akan membahas menganai tipe data pada kesempatan selanjutnya.
2. Floating-Point Literals
Floating point literals mewakili bentuk desimal dengan bagian yang terpisah. Sebagai contoh adalah 3.1415. Floating point literals dapat dinyatakan dalam notasi standard atau scientific. Sebagai contoh, 583.45 dinyatakan dalam 64-bit. Untuk menggunakan ketelitian yang lebih kecil (32-bit) float, hanya dengan menambahkan karakter "f" atau "F".
3. Boolean Literals
Boolean Literals hanya memiliki dua nilai, true atau false.
4. Character Litelas
Character literaals diwakili oleh karakter single unicode. Karakter unicode adalah 16-bit character set yang menggantikan 8-bit ASCII character set. Unicode memungkinkan penggunaan simbol dan karakter khusus dari bahsa lain.Untuk menggunakan character literals, karakter tersebut didalam tanda single pute (' ') (single quote delimiters). Sebagai contoh huruf a, diwakili sebagai 'a'.
Untuk menggunakan karakter khusus seperti karakter baris baru, backslash digunakan diikuti dengan karakter kode. Sebagai contoh, '\n' untuk karakter baris baru atau ganti baris, '\r' untuk menyatakan nilai baik (carriage return), '\b' untuk backspace.
5. String Literals
String Literals mewakili beberapa karakter dan dinyatakan dalam tanda double pute(" ") (double quotes). Sebagai contoh String literals adalah "Hello World".


Tidak ada komentar:
Posting Komentar